ISOLASI DIRI DIRUMAH. PANDUAN & PENGAWASAN
Definisi : Seseorang dengan gejala infeksi saluran napas terkait dengan COVID-19, secara volunter atau rekomendasi petugas kesehatan untuk dilakukan isolasi di rumah.

• Jenis sakit tergolong sakit ringan

• Lama waktu isolasi: minimal 14 hari atau ditentukan oleh petugas kesehatan

Apa yang Harus Dilakukan?

• Tetap dirumah dan dapat dikontak

• Ventilasi rumah yang baik, buka jendela

• Membatasi pengunjung & membuat daftar pengunjung

• Hindari pemakaian barang pribadi bersama (tempat makan,& handuk)

• Tissue, pakaian atau barang linen habis pakai. Dimasukkan terpisah dari orang sehat.

• Jika harus berpergian, pakai masker, hindari transportasi umum, hindari tempat ramai

• Pembersihan & desinfektan barang-barang di area yang ditempati selama masa isolasi (kursi, meja, dll)

• Ruang terpisah jarak minimal 1 meter dengan orang sehat

• Etika batuk & bersin, tisu, saputangan, atau lengan bagian dalam baju Anda

• Selalu menggunakan masker

Self-monitoring direkomendasikan pada seseorang yang terpapar atau kontak dengan kasus positif COVID-19 atau riwayat perjalanan ke negara terjangkit. Durasi pemantauan selama 14 hari dari paparan terakhir. Jika bergejala atau gejela memberat telepon fasilitas kesehatan terdekat

Waspada Coronavirus COVID-19
Coronavirus tipe Covid-19adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan yang ditemukan pada akhir tahun 2019. Virus ini pertama kali dilaporkan menyebar di kota Wuhan Cina. Covid-19 merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS. Infeksi Covid-19 dapat menyebabkan pneumonia, yaitu infeksi atau peradangan akut di jaringan paru – paru.

Beberapa coronavirus diketahui beredar diperedaran darah hewan, namun saat ini sudah dipastikan jenis Covid-19 dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui udara.

Apakah Covid-19 Sudah Ada Vaksinnya?

Sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah terinfeksi Covid-19. Namun WHO menyatakan bahwa proses pencarian vaksin dan obat baru biasanya berhasil setelah pengujian selama beberapa tahun. Namun dengan menggunakan tekhnologi baru saat ini diharapkan vaksin covid-19 dapat lebih cepat ditemukan dan diperkirakan selesai dalam 18 bulan kedepan.

Gejala Klinis:

• Demam tinggi

• Pilek

• Lemas

• Batuk kering

• Sesak atau kesulitan bernapas

Pencegahan penularan:

• Melakukan kebersihan tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata dan memegang instalasi umum

• Mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik. Cuci tangan dengan air dan keringkan dengan handuk atau tissue atau menggunakan handrub

• Menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika bersin atau batuk

• Ketika memiliki gejala saluran nafas (batuk, kesulitan bernafas dan disertai demam) gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan

Pencegahan dalam perjalanan:

• Hindari menyentuh hewan atau burung

• Hindari mengunjugi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup

• Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas

• Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan

• Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika berada di daerah KLB (Kejadian Luar Biasa) terutama demam atau batuk, gunakan masker dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan

• Setelah kembali dari daerah KLB, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit

Sumber:

• Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

• Kompas.com-11/02/2020, 23:17 WIB "WHO Umumkan Nama Resmi untuk Virus Corona: Covid-19"

• Kompas.com - 12/02/2020, 15:35 WIB "WHO: Vaksin Virus Corona Covid-19 Siap dalam 18 Bulan”

Waspada Virus Hepatitis

Hepatitis merupakan jenis peradangan pada sel-sel hati, yang bisa disebabkan oleh infeksi (virus, bakteri, parasit), obat-obatan (termasuk obat tradisional), konsumsi alkohol, lemak yang berlebih dan penyakit autoimune.

Ada 5 jenis Hepatitis Virus yaitu A,B, C,D dan E. Hepatitis A dan E sering muncul sebagai kejadian luar biasa, ditularkan secara fecal oral (masuk kedalam saluran pencernaan melalui makanan dan minuman yang tercemar tinja penderita Virus Hepatitis A/E) dan biasanya berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

Sedangkan Hepatitis B, C dan D (jarang) ditularkan secara parenteral, dapat menjadi kronis dan menimbulkan sirosis dan lalu kanker hati.

Seperti apa sih pemeriksaan hepatitis itu?

Umumnya pemeriksaan hepatitis dilakukan dengan pengambilan sempel darah, dan yang di periksa adalah nilai dari:

• HbsAg : untuk melihat ada atau tidaknya infeksi virus Hepatitis B, normalnya adalah negatif

• Anti HBs : untuk melihat kadar antibodi virus hepatitis B didalam tubuh, yang diharapkan hasilnya positif.

• Anti HCV : untuk mendeteksi antibodi virus hepatitis C dalam darah, normalnya adalah non reaktif. Jika reaktif maka diperlukan pemeriksaan lanjutan dengan HCV RNA

Fenomena Hepatitis layaknya gunung es, dimana penderita yang datang ke layanan kesehatan lebih sedikit dari jumlah penderita sesungguhnya, dan dalam kondisi sehatpun tidak menunjukkan gejala dan tanda yang khas tetapi penularan dapat terus berjalan.

Tanamkan kepedulian terhadap kesehatan kita dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala melalui medical check up dan mencegahnya dengan pemberian vaksin hepatitis juga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, diantaranya mencuci tangan sebelum makan, menggunakan air bersih, mengkonsumsi makanan yang matang sempurna.

Tips Menghindari Asap Rokok Bagi Perokok Pasif

Asap rokok mengandung zat kimia berbahaya yang dapat memicu timbulnya berbagai penyakit serius, diantaranya kanker paru-paru, penyakit jantung, stroke, bronkhitis (radang saluran bronkial). Bagi orang yang tidak merokok (perokok pasif) asap rokok yang dihirup akan memberikan dampak yang sama seperti perokok aktif.

Racun dari asap rokok dapat bertahan lama di udara, bahkan asap rokok akan menempel pada pakaian dan kulit. Lalu bagai mana cara mengatasi asap rokok?

- Jangan biarkan anggota keluarga merokok di dalam rumah, beri tahu mereka untuk berhenti merokok

- Berikan tanda dilarang merokok di depan pintu rumah, sehingga tamu yang berkunjung akan menghargai bahwa rumah Anda bebas dari asap rokok

- Singkirkan semua asbak

- Nyalakan kipas angin untuk menghilangkan asap rokok

- Ajarkan si buah hati bahaimana cara yang sopan dalam memberitahu orang lain untuk berhenti merokok

- Ajarkan anak Anda bahaya merokok dan jangan sekali-kali mencoba untuk merokok

- Jauhkan anak dari asap rokok

- Pilih tempat makan dan minum yang bebas asap rokok atau menyediakan ruangan bebas asap rokok

- Jangan menggunakan ruangan khusus untuk merokok untuk kegiatan apapun

- Jangan sungkan untuk mengingatkan teman/keluarga untuk tidak merokok saat berkumpul

Tidak perlu takut untuk menegur atau mengingatkan seseorang untuk mematikan rokoknya jika berada di area umum atau kawasan bebas asap rokok.

Kenali Masalah pada Saluran Kemih

Sistem saluran kemih memiliki fungsi untuk menyaring dan membuang zat hasil metabolisme tubuh serta cairan berlebih melalui urine. Sistem saluran kemih terdiri dari ginjal, ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, dan saluran kemih. Sedangkan organ kelamin pria seperti prostat, dapat juga menimbulkan masalah pada saluran kemih bila membesar atau terinfeksi. Ketika mengalami masalah pada saluran kemih, biasanya keluhan yang dialami diantaranya adalah buang air kecil yang disertai rasa perih atau panas, urine berwarna kecoklatan dan berbau tidak sedap, keluar nanah, nyeri panggul.

Kondisi tersebut tetunya akan meresahkan dan juga mengganggu aktifitas sehari – hari sehingga disarankan untuk berkonsultasi ke Dokter Spesialis Urologi untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang tepat.

Kondisi Medis yang dapat terjadi karena adanya masalah pada saluran kemih dan organ kelamin pria adalah:

• Inkontinensia urine (hilangnya kontrol buang air kecil)

• Disfungsi ereksi atau kesulitan dalam mempertahankan / mencapai ereksi

• Infertilitas atau mandul pada pria

• Pembesaran kelenjar prostat

• Prostatitis atau peradangan pada kelenjar prostat

• Varikokel atau pembuluh vena yang membesar pada skrotum (kantung zakar)

• Infeksi ginjal, kandung kemih atau infeksi saluran kemih

• Batu ginjal

• Sistokel, yakni turunnya mukosa kandung kemih melalui vagina

• Kanker pada sistem saluran kemih, seperti kanker kandung kemih, ginjal penis, testis, dan kelenjar prostat

Untuk menjaga kesehatan saluran kemih tidak susah loh. Healthy People cukup melakukan hal – hal sebagai berikut:

• Minum air putih yang cukup (minimal 8 gelas sehari)

• Buang air kecil teratur dan sampai tuntas

• Hindari minuman berkafein dan beralkohol

• Berhenti merokok

• Lakukan latihan otot panggul

Dokter Spesialis Urologi melayani masalah pada sistem saluran kemih mulai dari orang dewasa dan juga anak – anak, seperti sering mengompol, testis tidak turun, dan penyumbatan saluran kemih. Jika Anda mengalami keluhan pada saluran kemih, periksakan segera ke Dokter Spesialis Urologi agar kesehatan Anda tetap terjaga

Hubungi Kami
Jl. Raya Bogor Km. 22 No.44 Jakarta Timur - 13830
Tel. 021-840 0257 | Fax. 021-8778 1247
IGD. 021-8779 3802
Email cs@rsharapanbunda.com
 
  Lokasi Kami